
Halo teman, pernah foto gak ? pasti pernah kan. Nah untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dan fokus berikut adalah tips-tipsnya,
Semoga bermanfaat.
1. Shutter Speed
Jika anda mempercepat shutter speed, maka foto anda akan semakin
tajam. Ingat aturan baku agar foto tajam saat anda memotret handheld
gunakan shutter speed yang lebih cepat dibanding panjang fokal lensa ”.
2. Aperture
Aperture berpengaruh pada depth of field (daerah fokus dalam foto). Mengurangi aperture (memperbesar angkanya, misal kita memilih
f/22) akan menambah depth of field, artinya area tajam dalam foto akan
semakin besar meliputi obyek yang dekat maupun jauh, sehingga ketajaman
foto secara keseluruhan justru berkurang.
Maka lakukan sebaliknya, pilih aperture yang besar (angkanya kecil,
misal f/4), maka kita akan memusatkan area tajam hanya didekat fokus.
Memilih aperture yang besar memungkinkan kita mendapatkan shutter speed
yang lebih cepat.
3. Fokus
Jangan hanya percaya dengan autofokus kamera, periksalah secara
cermat menggunakan mata dimata titik fokus kita berada. Ketika memotret
wajah dalam jarak dekat, pastikan fokusnya jatuh diarea mata. Ketika
memotret obyek, pastikan fokusnya memang ada dimana kita ingin area
tersebut paling tajam. Autofokus kamera bisa saja salah dan justru
menjatuhkan fokus disamping obyek yang kita inginkan.
4. Lensa
Jika kita kebetulan memiliki kamera SLR, pilihlah lensa terbaik yang
bisa kita beli. Lensa yang berkualitas baik bisa secara drastis
meningkatkan ketajaman foto. Lensa KIT yang biasanya ditawarkan
dijual sebagai paket komplit bersama kamera biasanya kualitas-nya payah. Tapi, jika kita baru akan membeli kamera SLR, belilah secara
terpisah antara kamera (body only) dan lensa. Jangan membeli paket KIT.
Lensa dengan kualitas bagus biasanya ditandai dengan aperture yang besar
(misal f/2.8).
5. Perhatikan Pergerakan Subyek
Mungkin akan mudah jika obyek yang kita foto itu diam, tapi kalau yang kita foto adalah mobil dijalan
atau burung terbang atau kita yang memotret juga bergerak, tentu hanya
dengan 1/panjang focal tetap saja foto masih terlihat tidak tajam.
Dalam situasi ini, anda membutuhkan teknik tersendiri.
6. ISO Tinggi
Memotret dengan ISO yang terlalu tinggi memiliki resiko menghasilkan
noise yang juga tinggi. Menambah ISO akan mempercepat shutter speed serta memungkinkan anda
memilih aperture yang lebih besar. Jika anda memotret di dalam ruangan,
perbesar-lah ISO, tapi jangan berlebihan (misal: pilih ISO 600 untuk
memotret didalam rumah). memilih ISO yang terlalu tinggi (diatas 800),
bisa menyebabkan noise (bintik hitam kecil) dalam foto mulai terlihat.
7. Kualitas Cahaya
Ada tajam yang benar-benar tajam dan ada tajam karena terlihat tajam.
Terlihat tajam manakala kita memotret dalam kontras yang pas, dalam
beda gelap terang yang manis dan itu semua membutuhkan kualitas cahaya
yang bagus. Cobalah memotret dalam kondisi cahaya yang flat, rata dan
kurang kontras, maka foto jadi terlihat kurang tajam. Secara teknis bisa
saja sudah tajam, tapi secara visual terlihat biasa dan tidak tajam.
Jadi carilah kondisi dimana foto kita memiliki definisi kontras yang
bagus.